Daerah

KEPALA KUA CIBADAK HIMBAU PASANGAN CALON PENGANTIN IKUTI KURSUS PRA NIKAH

SUKABUMI – Lentera Berita.Com
Tidak hanya ibu hamil saja yang meningkat di musim hujan dan akhir tahun, akan tetapi perkawinan juga mengalami pertambahan diwilayah Kabupaten Sukabumi khususnya di wilayah Kecamatan Cibadak.

Selama tahun 2016 tercatat 1070 peristiwa menikah, yang didominasi pada bulan September, November dan diprediksi hingga Desember tetap meningkat. Data ini disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Cibadak,H.Cecep Soleh Suryana.MH saat ditemui ditempat kerjanya beberapa waktu lalu.

Jika melihat catatan data,terakhir pada bulan Agustus jumlah peristiwa nikah ada 34, di bulan September meningkat drastis 132 peristiwa nikah, dan selama bulan November sudah mencapai 80 peristiwa.

“Pada bulan Oktober juga jumlahnya 71 yang menikah. Semua catatan pernikahan pasti ada tercatat di KUA dikarenakan register catatan pernikahan yang sah dan resmi ada dikami,” Tuturnya.

Rata – rata pencatatan pernikahan di Kantor Urusan Agama Cibadak pertahun sekitar 1100 pasangan,dan pernikahan sekitar 70 persen kebanyakan dilaksanakan diluar kantor atau dirumah calon pengantin dan 30 persen lagi dilaksanakan di Kantor Urusan Agama Cibadak, ” Ujarnya.

Masih kata Kepala KUA Cibadak,dirinya menghimbau kepada para calon pengantin agar mengikuti kursus untuk calon pengantin setiap hari kamis yang dilaksanakan di KUA Cibadak,” Jelasnya.

Dan semua peristiwa pencatatan pernikahan ini tidak luput juga dari kesalahan, sebab diluar perncatatan petugas nikah KUA, masih banyak pasangan yang menikah tidak melalui proses nikah di KUA, khususnya yang menikah secara sirih. “Tetap ada yang menikah sirih, khusus mereka yang belum cukup umur atau tersandung proses administrasi lainnya,seperti bercerainya pasangan tersebut tanpa melalui sidang di Pengadilan Agama,sudah pasti melakukan pernikahan tanpa disetujui KUA,” paparnya.

Masih dijelaskan H.Cecep, khusus yang menikah secara sirih, disinyalir pernikahan tersebut, tidak akan mendapatkan buku nikah.akan tetapi Pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendataan,dan memberikan solusi terbaik agar mereka yang belum tercatat peristiwa pernikahannya agar bisa mengikuti program sidang isbat.

“Tahun 2016 yang tidak punya buku nikah kurang lebih mencapai 70 pasangan,dan kami menyarankan agar mereka bisa mengikuti program sidang isbat nikah,” Pungkasnya.
Reporter : Abi Fikri

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co