Daerah

RATUSAN MASSA DARI ORMAS GARIS DAN LSM KOMPAK GERUDUK KANTOR IMIGRASI SUKABUMI

SUKABUMI – Lentera Berita.Com
Ratusan Massa dari Organisasi Masyarakat Gerakan Reformis Islam ( GARIS ) dan LSM KOMPAK Sukabumi lakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi Jl. Lingkar Selatan Kecamatan Baros,Kota Sukabumi,Jawa barat,Senin ( 16/ 1)
Berdasarkan pantauan Lentera Berita.Com Massa dari Ormas Garis dan LSM Kompak tersebut berdatangan dengan
titik kumpul di Masjid Al-Huda Jalur Lingkar Selatan Jl. Pelabuhan II Kec. Warudoyong Kota Sukabumi dengan rute Masjid Al-Huda lalu ke Jl. Jalur Lingkar Selatan dan langsung menuju ke Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi dan para pengunjuk rasa membawa bendera organisasi GARIS dan bendera KOMPAK,serta membawa spanduk bertuliskan ” Tangkap dan usir pendatang asing yg tidak jelas legalitasnya ” dan ” Sukabumi lain nu Oe, tapi nu aink…!!! “.

Zatnika Alle atau yang akrab disapa Abah Ale ini kepada Lentera Berita.Com mengatakan bahwa dalam aksi ini kami semua mempertanyakan kepada Kantor Imigrasi tentang ketegasannya dalam rangka
Penanganan orang asing yang diduga telah melanggar ijin keimigrasian, namun prosesnya hanya dideportasi, sementara penanganan penyalahgunaan keimigrasiannya tidak diproses dan kami juga menyikapi banyaknya tenaga kerja asing yang bukan tenaga expert (ahli), sehingga diduga menyalahi aturan ketenagakerjaan dan kebijakan pemerintah.

” Kami berharap pihak kantor Imigrasi menindak tegas para TKA yang sudah masuk ke wilayah Sukabumi,bukan hanya di deportasi,akan tetapi telusuri juga sampai ke akar rumputnya dari jalur mana saja yang bisa membawa para TKA tersebut,sehingga mereka bisa masuk ke wilayah hukum NKRI dengan cara ilegal ,” Ujarnya.

Dan para perwakilan massa Aksi tersebut diterima oleh Perwakilan Kanwil Jabar ,Ali Rachman, Kasi Wasdakim,Ferizal, Kasi Infokim,Ida Dwi Astuti dan Kabid Intelda Dudi Hartiadi.
Perwakilan Kanwil Jabar,Ali Rahman menjelaskan bahwa untuk Jumlah orang asing yang ada di wilayah Kota kabupaten Sukabumi dan cianjur berjumlah 1500 orang terdiri warga china 291, warga korea selatan 229, warga malaysia 135, warga taiwan 102, warga arab 44 orang dengan 391 Perusahaan asing.

” Apabila ditemukan adanya pelanggaran oleh orang asing,bisa diproses sesuai pelanggaran yang dilakukannya yaitu diantaranya proses Hukum Pidana apabila terindikasi melakukan tindakan yang memenuhi unsur pidana dan apabila pelanggaran dokumentasi administrasi dilakukan deportasi,” Ujarnya.

Masih kata Ali,terkait 3 Orang asing yang dideportasi, mereka memiliki dokumen keimigrasian namun hanya berada ditempat yang salah yaitu pabrik bata dan pada saat dilakukan penggrebekan mereka tidak ditemukan dalam melakukan pekerjaan dan kami dalam memberikan ijin tinggal kepada orang asing hanya memproses apabila ada rekomendasi dari Dinas Ketenagakerjaan.
” Apabila menemukan adanya pungli silahkan laporkan kepada kami dan kami akan proses sesuai aturan yang berlaku dan juga kami ucapkan terima kasih atas saran dan masukan dari rekan – rekan ormas Garis dan LSM Kompak yang sudah memberikan dukungan bagi kami untuk menindak tegas segala bentuk pungli dan bentuk pelanggaran ke Imigrasian lainnya,” Pungkasnya.

Reporter : Yadi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co