Daerah

Hasil Sidak Muspika ,Tiga Dus Miras dan Kondom Bekas Di Temukan Di Warung Remang – Remang Pamuruyan

SUKABUMI – Lentera berita.Com
Pasca Musyawarah dan Sosialisasi tentang Keberadaan Warung remang – remang yang berada di Jln.Raya Cikidang,Desa Pamuruyan Kecamatan Cibadak bersama para pemilik warung, unsur Muspika Kecamatan Cibadak langsung melakukan Sidak ke Warung – Warung tersebut guna mengetahui Kebenaran Informasi dan laporan dari Masyarakat tentang keberadaan adanya wanita penghibur dan minuman keras yang dijual di warung – warung tersebut,dan turut serta hadir dalam kegiatan inspeksi mendadak tersebut diantaranya Sekretaris Kecamatan Cibadak,Kapolsek Cibadak,Babinsa Desa Pamuruyan,Kasi Trantib Kecamatan Cibadak,Kepala Desa Pamuruyan juga unsur dari Majelis Ulama Indonesia Desa Pamuruyan.


Kasi Trantib Kecamatan Cibadak,Johari Arifin.S.IP ,kepada Lentera berita.Com mengatakan bahwa setelah kegiatan musyawarah di Desa Pamuruyan,semua unsur Muspika langsung menuju ke lokasi warung – warung yang diduga menjual minuman keras dan yang menyediakan wanita penghibur untuk diketahui kebenarannya.
” Dalam sidak tersebut Kami menemukan 3 kardus botol kosong minuman keras dan bekas kondom yang berserakan dibelakang warung,hal tersebut membuktikan bahwa diduga diwarung tersebut menyediakan minuman keras dan mungkin juga ada praktek prostitusi yang dilakukan karena terbukti dengan adanya kondom bekas dibelakang warung,dan untuk sementara barang bukti tersebut kami bawa dan kami amankan di kantor desa Pamuruyan,” Ujarnya.
Masih kata Kasi Trantib,untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,kami berkoordinasi dengan pihak aparat kepolisian dan TNI dari Koramil 0711 Cibadak menghimbau kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri,dan kepada para pemilik warung tersebut juga dihimbau untuk tidak menjual kembali minuman keras,tidak menyediakan tempat karaoke dan wanita penghibur ,serta menuruti jam yang sudah disepakati yaitu membuka warungnya sampai pukul 21.00 WIB.
” Kalau para pemilik warung tidak mengindahkan peringatan teguran dari kami dan Surat Kesepakatan tersebut,kami akan menindak tegas dengan cara membongkar warung mereka secara paksa,dan kami akan proses hukum sesuai aturan yang berlaku,yaitu sesuai dengan Perda Kabupaten Sukabumi ,Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pelarangan Pelacuran dan Perbuatan Asusila, dan Perda Nomor 7 Tahun 2015 tentang Larangan Minuman Beralkohol, yang dibuat untuk mencegah, menekan bahkan meniadakan peredaran mihol serta praktik prostitusi di Kabupaten Sukabumi. ” Pungkasnya.

Reporter : Abi Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co