Daerah

Kepala KUA Cibadak Klaim Biaya Nikah Sudah Sesuai Aturan

SUKABUMI – Lentera berita.Com
Kepala Kantor Urusan Cibadak mengklarifikasi permasalahan terkait adanya pemberitaan disalah satu Media di kolom pengaduan masyarakat yang mengemukakan tentang adanya pungutan biaya pernikahan sebesar Rp.1.2 juta oleh KUA Cibadak kepada para Calon Pengantin diwilayah kerjanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Lentera berita.Com, peraturan pemerintah yang mengatur tentang Biaya Nikah Talak Cerai Rujuk ( NTCR ) adalah Peraturan Pemerintah PP nomor 19 Tahun 2015 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kementerian Agama, PP ini adalah mengganti PP No. 47 Tahun 2004, sedangkan bagi Kantor Urusan Agama, PP ini adalah penguatan dari PP no. 48 Tahun 2014 dengan redaksi dan besaran yang sama tanpa ada perubahan sedikitpun.
Kepala KUA Cibadak,H.Cecep Sholeh Suryana,Kepada Lentera berita.Com mengatakan bahwa untuk biaya pernikahan di KUA Cibadak , kami melaksanakannya sesuai dengan peraturan PP.19 Tahun 2015 dan PP NO.48 Tahun 2014.
” Biaya Nikah atau Rujuk dikantor KUA pada hari dan jam kerja dikenakan tarif 0.rupiah,Nikah diluar kantor KUA diluar hari dan jam kerja dikenakan tarif Rp. 600.000,dan bagi warga yang tidak atau kurang mampu secara ekonomi dan warga yang terkena bencana alam dikenakan tarif 0 rupiah ( Nol rupiah ) dengan melampirkan persyaratan surat keterangan dari lurah atau desa setempat,” Ujarnya.
Masih kata Kepala KUA Cibadak,dirinya sangat terkejut tatkala ada rekan yang memberitahukan tentang adanya pemberitaan mimbar publik oleh salah satu media cetak,yang menyebutkan bahwa Kantor Urusan Agama Cibadak memungut anggaran diluar dari aturan.
” Jujur saja saya sangat terkejut dengan adanya pemberitaan seperti itu,dan dirinya berharap orang yang mengirimkan pelaporan kesalahsatu media tersebut terlebih dahulu mengkonfirmasi ke kantor KUA Cibadak untuk permasalahan tersebut benar apa tidaknya,dikarenakan peraturan yg dilaksanakan di KUA Cibadak sudah sesuai dengan peraturan yang ada,” Tuturnya.
Untuk itu,dirinya menghimbau kepada masyarakat apabila akan melaksanakan pernikahan diharapkan datang langsung ke kantor KUA sehingga informasinya bisa valid,tidak berdasarkan kata orang sehingga para calon pengantin bisa lebih jelas dan paham baik dari segi besaran pembiayaan maupun persyaratan yang harus ditempuh.
” Dirinya berharap agar para pemohon persyaratan untuk Calon Pengantin diharapkan bisa datang langsung ke kantor KUA setempat,hal tersebut selain untuk menghindari dari tindakan percaloan atau dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang bisa merugikan para calon pengantin sendiri juga para Calon Pengantin bisa lebih paham dan jelas apa saja persyaratan dan biaya yang harus dikeluarkan,” Pungkasnya.
Reporter : Abi Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co