Kriminal

Kapolres Sukabumi Turun Langsung Kelapangan Mediasi Warga Pasir Datar Dengan PT.SNN

SUKABUMI – Lentera berita.Com

 
Kapolres Sukabumi turun langsung ke lapangan untuk menampung Aspirasi Puluhan Masyarakat yang tergabung dalam Gabungan Petani Penggarap Pasir Datar Sukamulya ( GP3S ) yang kembali mempertanyakan kejelasan tentang status lahan kepada PT.Surya Nusa Nadicipta, bertempat di aula Kecamatan Caringin,Jalan Raya Caringin Cikukulu Sukabumi Jawa barat,Kamis ( 20/9).

 
Turut serta hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kapolres Kabupaten Sukabumi.AKBP Nasriadi.,Kapolsek Caringin, Danposramil 0711 Cibadak,Camat Caringin, Perwakilan Pihak PT.Surya Nusa Nadicipta,beserta puluhan masyarakat penggarap.

 
Kapolres Sukabumi.AKBP .Nasriadi kepada Lentera berita.Com mengatakan bahwa hari ini sengaja dirinya datang ke Caringin ini dan mengundang Masyarakat penggarap dengan pihak perusahaan PT.Surya Nusa Nadicipta untuk mencari solusi dan titik temu permasalahan yang selama ini terjadi sehingga menyebabkan ada beberapa masyarakat petani yang sampai di proses hukum beberapa waktu lalu agar tidak terjadi kembali.

 

” Dengan adanya pertemuan antara masyarakat penggarap dengan pihak perusahaan kali ini dirinya berharap agar kejadian kebelakang tidak terulang kembali ,dan berharap masyarakat bisa berkomitmen terhadap hasil kesepakatan hari ini dan juga menekankan kepada perusahaan agar pihak perusahaan segera membuatkan surat kepastian kapan waktu pelaksanaan mengenai tuntutan masyarakat penggarap tentang pengalokasian 110 Hektare itu dilakukan,” Ujarnya.

 
Saat ditemui sewaktu kegiatan berlangsung,perwakilan warga, Bubun ( 49 ) warga petani Pasir datar Indah RT.10/03 Desa Pasir Datar Indah Kecamatan Caringin yang mengatakan bahwa dirinya sangat mengucapkan rasa terimakasih kepada Kapolres Sukabumi yang mendengarkan keluhan kami masyarakat penggarap petani pasir datar dan Sukamulya tentang kejelasan waktunya kapan pihak perusahaan akan merealisasikan memberikan lahan yang 110 hektare kepada kami masyarakat penggarap,karena waktu itu perusahaan menyampaikan kepada Muspika Kecamatan Caringin yang disampaikan kembali ke kami sebagai masyarakat penggarap bahwa perusahaan akan memberikan lahan seluas 100 Ha ditambah 10 Ha untuk 2 Desa,dan kami sebagai Masyarakat sudah sepakat,akan tetapi lahan tersebut belum ditentukan titiknya,dan lahan yang digarap masyarakat sudah ada yang diambil oleh pihak perusahaan beberapa waktu lalu.

 
” Kami berharap dalam pertemuan ini ada titik temu mengenai lahan garapan masyarakat yang akan diambil oleh perusahaan, kami sebenarnya menerima akan tetapi dengan catatan lahan yang 110 Hektar tersebut sudah ditentukan titiknya,dan apabila belum ditentukan titik lokasi lahannya ,kami akan tetap mempertahankan lahan yang hari ini sedang kami digarap,” Pungkasnya.

 

 

Reporter : Abi Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co