Hukum dan Kriminal

Yani Marwan : Akan Berupaya Maksimal Dalam Pendampingan Korban Untuk Proses Trauma Healing Dan Sekolahnya

SUKABUMI – Lentera berita.Com

 

Ketua Pembina Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi,kembali menemui anak-anak yang menjadi korban kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di wilayah Kecamatan Caringin dengan korban yang berjumlah 12 orang.

 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Lentera Berita.Com ,dalam kunjungannya hari ini ikut serta psikolog P2TP2A Kabupaten Sukabumi yang kembali melakukan observasi awal dan memberikan trauma healing terhadap keadaan psikologis 12 korban anak-anak dugaan kasus kekerasan seksual tersebut.

 

Yani Marwan,Ketua Pembina P2TP2A Kabupaten Sukabumi kepada Lentera berita.Com mengatakan bahwa kunjungannya kali ini adalah sebagai upaya untuk melakukan trauma healing atau pemulihan psikologis kepada para korban, agar para korban lebih bisa merasa nyaman dan bisa melupakan kejadian buruk yang mereka alami.

 

“ kegiatan hari ini adalah merupakan bagian dari lima layanan dasar yang diberikan oleh P2TP2A untuk pemenuhan hak dasar korban kekerasan. Kita ingin memastikan agar anak-anak ini bisa pulih secara fisik dan psikologisnya, sehingga mereka bisa kembali beraktifitas normal,dan mereka bisa menjalankan aktifitas di sekolah dengan baik, begitu juga di keluarga dan tidak mendapatkan label-label negatif pada kondisinya. Jadi kami juga ingin memastikan jangan sampai mereka menjadi korban untuk kedua kalinya,” Ujarnya.

 
Masih kata Yani Marwan,dirinya sangat sedih dan prihatin atas kejadian yang terjadi hari ini,dan pada dasarnya hari ini bisa menjadikan perhatian kepada para orang tua untuk lebih ekstra dalam mengawasi dan menanggapi apa yang menjadi keluhan anak,dan mengenai adanya keluhan dari keluarga korban tentang adanya sekolah yang tidak mau menerima korban kembali,dirinya bersama camat Caringin akan berupaya semaksimal mungkin,agar anak tersebut bisa kembali sekolah karena Sekolah Dasar masuk dalam kategori Wajar Dikdas.
” Dirinya berharap agar semua bisa mengambil bagian untuk mencegah agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Kita berharap ada komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua terkait dengan pengawasan anak-anak,dan dirinya berharap pelaku dihukum dengan seberat-beratnya,dan ika merasa ada indikasi pengalaman kekerasan,dirinya menghimbau agar segera laporkan ke P2TP2A Kabupaten Sukabumi untuk ditindaklanjuti,” Pungkasnya.

 
Reporter : Abi Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co