Hukum dan Kriminal

Lagi – Lagi,Gara – Gara Permasalahan Ekonomi,Seorang Pria Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

SUKABUMI – Lentera berita.Com

Seorang pria ditemukan oleh warga dalam posisi tak bernyawa tergantung dengan posisi jongkok dengan terikat tali tambang di kayu kaso (gongsol) kandang domba di kp.Ciaripin Rt.002/008 desa munjul Kecamatan Ciambar,Sukabumi,Jawa barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lentera berita.Com,ditemukannya korban yang diketahui berinisial SLHD ( 51) tersebut berawal dari saudara Udih yang hendak bertemu korban sekitar jam 13.30 WIB,dimana korban biasanya kalau jam segitu sedang memberikan makan domba- dombanya,akan tetapi beberapa meter dari kandang domba tersebut dirinya melihat korban sudah  tergantung dengan posisi jongkok dengan leher terikat tali tambang ukuran kecil yang di ikatkan di kayu kaso (gongsol)kandang domba milik korban,saat itu saudara Udih berteriak dan memberitahukan kepada  kakak korban dan beberapa  warga sekitar mendatangi tempat kejadian,lalu melaporkan hal kejadian  tersebut ke Polsek Caringin Polres Sukabumi.

Eman ,salah seorang keluarga korban mengatakan bahwa sebelum kejadian gantung diri tersebut, tepatnya pada hari selasa pada tanggal 02 oktober 2018,sekira jam 22.00 wib antara korban dengan isterinya  bertengkar mulut bahkan isteri korban meminta cerai kepada korban mengingat korban tidak  menafkahi keluarga bahkan terkadang korban sering meminta uang ke mertua korban yang pada akhirnya sering terjadi pertengkaran mulut bahkan setiap kejadian korban sering mengancam untuk bunuh diri.

” Mungkin korban kesal dan depresi menghadapi permasalahan keluarga yang pada akhirnya korban nekat  mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” Ujarnya.

Kapolsek Nagrak.AKP.Parlan.S.Pd. MH melalui Kabag Humas Polres Sukabumi.AKP.Sunarto kepada Lentera berita.Com mengatakan bahwa setelah mendapatkan laporan dari warga tentang adanya peristiwa gantung diri,anggotanya langsung ke mengecek TKP, membantu evakusi korban,meminta keterangan saksi saksi dan mengamankan Barang Bukti  tali dan celana yang terdapat sperma.

” Kami dari kepolisian meminta ijin kepada keluarga  untuk membawa korban ke RSUD  Sekarwangi untuk dilakukan autopsi,akan tetapi pihak keluarga korban menolak sehingga keluarga korban sepakat untuk segera melakukan penguburan terhadap korban di TPU Kp.Ciaripin Desa Munjul Ciambar,” Pungkasnya.

Reporter : Abi Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co