Saba Desa

Desa Nagrak Utara Bersiap Menghadapi Penilaian Lomba Kesrak PKK – KB Kesehatan Tingkat Provinsi

SUKABUMI – Lentera berita.Com

 
Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK KB Kesehatan Desa Nagrak Utara akan terus mengoptimalkan berbagai program prioritas. Baik terkait cakupan akseptor KB, penambahan jumlah dasawisma, penyempurnaan data, dan pengetahuan warga seputar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sehingga kualitasnya dapat ditingkatkan.

 
Ketua TP PKK Desa Nagrak Utara, Nurmadanis, kepada Lentera berita.Com mengatakan bahwa hari ini merupakan kegiatan pemantapan dalam pelaksanaan menghadapi penilaian lomba tingkat Provinsi Jawa barat juga melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada tiap – tiap kedusunan guna meningkatkan cakupan layanan yang adil dan berkualitas. Dengan begitu, program Kesrak PKK KB Kesehatan bisa berhasil dijalankan dengan baik.

 
“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan pemantapan serta mengevaluasi dalam menghadapi perlombaan nanti,yang terpenting adalah bagaimana program kesrak PKK KB kesehatan agar nantinya dapat terus meningkat demi mewujudkan Desa Nagrak Utara yang ramah keluarga,dengan dukungan berbagai lintas sektoral, kegiatan ini memfokuskan pada kelompok swadaya masyarakat, PKK dan Instansi KB-Kesehatan di Desa, dengan para kader sebagai ujung tombak, serta keluarga sebagai fokus sasaran utama. Kami juga sering melakukan sosialisasi mengenai Kontrasepsi, Kelompok BKB ( Bina Keluarga Balita) menjadi BKB Holistik, yaitu kelompok bina keluarga yang terintegrasi dengan PAUD dan Posyandu,” Ujarnya.

 
Hal senada diungkapkan Kepala Puskesmas Nagrak, Yuyun Wahyuni.AM .Keb.SKM yang mengatakan bahwa dalam menghadapi penilaian yang akan dilakukan oleh Provinsi Jabar
Kita bekerjasama dengan PKK desa dan PKK Kecamatan dan Dinas KB ,terutama terkait tentang data promkes,KIA ,data kesehatan lingkungan,gizi ,imunisasi terutama yang berhubungan dengan program esensial,dan program pengembangan
Lebih terarah kepada program PTM ( penyakit tidak menular ) dan Lansia .


” Mengenai PTM kita fokus kepada IVA Test,karena hal tersebut cukup sulit mengingat pengetahuan masyarakat nya masih kurang,akan tetapi kita terus melaksanakan sosialisasi di wilayah,dan akan kita fokus ke desa,untuk lebih dekat lagi,terhadap masyarakat,tokoh masyarakat dan aparat pemerintah desa,serta membuka jadwal pemeriksaan ditambah,dalam satu Minggu kecuali hari Senin dan Kamis,karena pasien dihari-hari tersebut pasien sangat padat,juga kedepannya
Kita juga menjemput bola ke wilayah,karena mengingat lokasi yang jauh dengan cara bekerjasama dengan Pemerintahan desa untuk menyiapkan tempat dalam pelaksanaan IVA Test,” Pungkasnya.

 

 

Reporter : Abi Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co