Politik

Relawan Bravo5 Suji ,Siap Menangkan Pasangan Jokowi – Ma’ruf Di Sukabumi

SUKABUMI – Lentera berita.Com

Relawan Bravo 5 Sukabumi Untuk Jokowi ( Bravo5 Suji )  menggelar kegiatan silaturahmi untuk penguatan tim relawan pemenangan pasangan Calon Presiden Nomor urut 1 Ir.Joko Widodo dan KH.Ma’ ruf Amin ,bertempat di kantor sekretariat Bravo5 Suji, Jln.Raya Pelabuharatu, kp Sukaharja desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara,Jumat ( 09/11/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lentera berita.Com ,Bravo5 pada khususnya, memiliki pandangan bahwa masa jabatan Presiden Jokowi perlu dilanjutkan 1 periode lagi,adapun Pandangan, sikap politik, serta kebulatan tekad untuk memilih, memperjuangkan agar Presiden Jokowi dapat melanjutkan pemerintahan  1 periode lagi didasari oleh pertimbangan-pertimbangan diantaranya,Pertimbangan Teologis,pertimbangan kinerja dan pertimbangan kontinuitas.

Hasanudin,Ketua Umum Bravo5 Suji kepada Lentera berita.Com mengatakan bahwa kami percaya bahwa memberikan dukungan kepada Presiden Jokowi sesuai dengan kehendak Allah SWT,berdasarkan pertimbangan – pertimbangan seperti salah satunya adalah pertimbangan kinerja di Pembangunan Infrastruktur,karena  capaian pembangunan dibidang infrastruktur selama kurun waktu 2014-2018 ini sangat luar biasa, jika dibandingkan dengan semua periode pemerintahan sebelumnya dalam kurun waktu yang sama (plus-minus 3,5 tahun pemerintahan).

” Khusus di Jawa Barat kita benar-benar menyampaikan capaian pembangunan infrastruktur yang luar biasa,seperti  dengan telah beroperasinya Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. Bandara baru tersebut merupakan bandar udara tersebesar kedua di tanah air, setelah bandara internasional Soekarno-Hatta,dan di Sukabumi juga tidak lama lagi akan kita nikmati kehadiran Bandar Udara, yang proyek pembangunannya telah mulai dilaksanakan,Kereta double track yang akan memperlanjar perjalanan dari Jakarta ke Sukabumi dan sebaliknya, Jalan tol Bogor, Cianjur dan Sukabumi (Bocimi), semua itu adalah upaya serius pemerintahan Jokowi untuk memberikan layanan kepada masyarakat,jika pembangunan double track kereta, tol Bocimi ini telah selesai, maka masalah kemacetan di jalur arteri yang selama puluhan tahun membuat lalu lintas masyarakat sukabumi ke jakarta insha Allah segera dapat diatasi,” Ujarnya.

Masih kata Hasanuddin,kita juga melihat dari sisi Pembangunan religiusitas, spritualitas dan kemanusiaan,karena Dimensi spritual dari pembangunan tidak bisa diabaikan,Allah menciptakan makhluk-Nya dan memeliharanya dalam dua dimensi kehidupan yang kita kenal dengan “alumul gaibi wasyahadat” alam gaib (diluar jangkauan persepsi inderawi) dan alam nyata (dalam jangkauan persepsi inderawi ). Dalam membangun suatu peradaban kedua dimensi alam ini amat penting diperhatikan. Oleh sebab itu, pembangunan keagamaan melalui departemen agama, pembangunan spritual melalui berbagai cara yang diketahui manusia, semuanya dalam rangka menjamin agar pemenuhan kebutuhan manusia dapat diwujudkan secara berimbang. Suatu peradaban yang kehilangan keseimbangan antara dimensi spritual dengan dimensi material-nya adalah rapuh dan setiap saat dapat mengalami kehancuran. Karena itulah upaya menjaga keseimbangan tersebut merupakan salah satu tanggungjawab pemerintah yang diamanatkan oleh UUD 1945.

” Dalam rangka menjaga keseimbangan tersebut, pemerintah senantiasa berusaha memastikan agar setiap pemeluk agama dapat menjalankan agama dan kepercayaannya, serta memperoleh hak-haknya untuk beribadah sesuai agama dan kepercayaannya. Tugas pemerintah adalah memberikan jaminan perlindungan kepada warga negara untuk beribadah, dan tidak pada posisi mencampuri urusan peribadatan warga negara,karena akhir-akhir ini paham radikalisme yang menumbuhkan prilaku intoleran dan beragama memang menunjukkan perkembangan yang cukup menghawatirkan. Sikap dan prilaku agresivitas sekelompok umat beragama, telah menimbulkan antagonisme dalam hubungan antar umat beragama yang seharusnya berlangsung secara harmonis. Kewaspadaan pemerintah mengantisipasi tumbuh dan berkembangnya paham intoleran dalam beragama tersebut sangat diperlukan. Sikap tegas pemerintahan Jokowi membubarkan dengan mencabut izin operasional (Badan Hukum) dari Hizbut Tahrir cabang Indonesia (HTI) karena itu kita mesti apresiasi dengan memberikan dukungan. Kita juga meminta agar pemerintah terus mewaspadai kelompok sejenis dengan HTI tersebut agar tidak sampai merusak harmoni kehidupan beragama ditanah air.” Pungkasnya.

Reporter : Abi Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co