Daerah

Bakteri DIFTERI Hantui Warga Desa Balekambang Nagrak

SUKABUMI- Lentera berita. Com

 
Bakteri Difteri kini menghantui warga Kampung Jelegong RT. 02/03 Desa Balekambang Kecamatan Nagrak,pasalnya ada seorang warga yang terjangkit Bakteri Difteri tersebut yang hari ini sedang dalam perawatan di BLUD RS. Sekarwangi Cibadak, Sukabumi, Jawa barat.

 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Lentera berita. Com kejadian adanya pasien yang diduga terkena Suspek Difteri tersebut dihari rabu setelah anak yang bernama M N A ( 10) warga Kampung Jelegong RT. 02/03 Desa Balekambang Kecamatan Nagrak,Kabupaten Sukabumi,mengalami sakit panas,dan pembengkakan dileher serta sesak bernafas,dan saat ini sedang ditangani oleh Pihak BLUD RS. Sekarwangi yang rencananya akan dirujuk ke RS. Hasan Sadikin Bandung.

 
Yuyun Wahyuni. Am. keb. SKM, Kepala Puskesmas Kecamatan Nagrak, Kepada Lentera berita. Com mengatakan bahwa setelah mendapatkan laporan bahwa ada warga diwilayah Puskesmas Kecamatan Nagrak, dirinya bersama Muspika Kecamatan Nagrak, Surveyland, Dokter dan Bidan Desa melakukan kunjungan ke rumah keluarga pasien untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, pemberian obat Erythmycin 250 mg berupa kapsul dan sirup kepada pihak keluarga dirumahnya yang berjumlah 11 jiwa, juga mendampingi pasien dan keluarganya untuk dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.

 
” Difteri itu bisa menular, diantaranya dengan cara melalui droplet bersin, atau batuk dari orang menderita sakit ini, melalui mainan yang telah terkontaminasi bakteri ini, melalui kontak langsung, terutama bila terdapat dikulit, juga melalui alas tidur yang telah terkontaminasi bakteri Difteri,” Ujarnya.


Masih kata Kepala Puskesmas, untuk mengantisipasi bakteri difteri tersebut menyebar kami bersama Camat Nagrak, Bhabinsa Koramil 0710 Nagrak, Bhabinkamtibmas Polsek Nagrak, juga Dokter memberikan sosialisasi dan imunisasi difteri, kepada Bayi dan Balita sesuai jadwal imunisasi rutin, anak dan remaja diberikan imunisasi ulangan saat kelas 1, 2 dan Kelas 5 SD diwilayah Desa Balekambang.

 
” Kami segera melakukan sosialisasi terhadap warga Desa Balekambang tentang siapa saja yang beresiko terkena bakteri Difteri, juga bagaimana gejala klinis Difteri itu, seperti demam yang tidak terlalu tinggi, Batuk, nyeri dan sulit menelan sampai sesak nafas, pembesaran kelenjar getah bening dileher, dan gangguan irama jantung karena racun yang diproduksi oleh kuman ini dan bila tidak ditangani akan menyebabkan kematian, dan berharap kepada Masyarakat agar melakukan perilaku Hidup bersih dan sehat, juga meningkatkan kewaspadaan ketika berkunjung ke tempat yang terjangkit bakteri ,dan menghimbau jika ada keluarga yang merasakan sakit atau gejala pada tenggorokan dan saluran pernafasan agar segera menghubungi pihak Puskesmas Nagrak,juga kepada sasaran usia balita untuk melengkapi status imunisasinya,” Pungkasnya.

 

Reporter: Abi Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co