Daerah

Pemilik Lahan Menolak Usulan, DPTR Kabupaten Sukabumi Bungkam

SUKABUMI- Lentera berita. Com

Permasalahan Jual beli tanah di lokasi Objek wisata Curug Sodong,Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas ,Kabupaten Sukabumi oleh Pemerintah Daerah untuk perluasan penataan  Kawasan Pariwisata terus berlanjut, pasalnya dalam hasil Musyawarah yang dilaksanakan antara Dinas Pertanahan Dan Tata Ruang ( DPTR) , Tim Apprisal, juga dihadiri oleh Kepala Desa Ciwaru, Camat Ciemas, Dan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi itu kini menemui jalan buntu, dikarenakan Pihak Pemilik Lahan menolak solusi  apa yang disodorkan oleh pihak DPTR Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lentera berita. Com Jual Beli lahan untuk Pengadaan tanah lahan untuk pengembangan dan penataan  Kawasan wisata Curug Sodong tersebut setelah melalui penilaian Tim apprisal, lalu melakukan musyawarah penetapan bentuk ganti rugi atau pembayaran lahan pada tanggal 27 Desember 2018, lalu terjadi Transaksi dan pelepasan lahan dari pemilik lahan kepada Pemerintah Daerah pada tanggal 28 Desember 2018 dengan total Anggaran kurang lebih sebesar Rp. 2.350.626.572 dengan rincian pembayaran lahan seluas 7.659 M2, Bangunan kurang lebih 51 Meter dan Tanaman.

Encep, Perwakilan Pemilik lahan ibu Nenden Setiawati Kepada awak media mengatakan bahwa setelah menghadiri rapat yang dilaksanakan di aula gedung DPTR Kabupaten Sukabumi, dirinya langsung memberikan informasi  tentang solusi yang disodorkan oleh pihak DPTR Kabupaten Sukabumi bahwa diharapkan agar pemilik lahan untuk bisa menambah luasan lahan dan harga Transaksi bisa diturunkan dari yang awalnya Rp. 295 Ribu per meter2 menjadi Rp. 200 ribu per meter2.

” Mengenai  uang yang ikut terbawa ke Ibu Nenden, dirinya meminta kepada Dinas untuk mengirimkan  rekening kas Daerah, agar uang senilai Rb. 83.10.000 itu bisa langsung dikirim ke rekening tersebut, bukan ke per orangan,karena uang tersebut memang bukan hak dari ibu Nenden,akan tetapi mengenai untuk penambahan luasan lahan dan merubah harga tanah dari Rp. 295 ribu per meter menjadi Rp. 200 Meter, itu jelas Ibu nenden menolak,” Pungkasnya.

Dan sampai berita ini diturunkan, pihak Dinas Pertanahan dan Tata Ruang ( DPTR) Kabupaten Sukabumi saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban.

Reporter: Abby Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co