Daerah

Dugaan Adanya Pungutan E KTP Di Desa Ciheulang Tonggoh, ini Dia Klarifikasinya..

SUKABUMI- Lentera berita. Com

 

Pemerintah Kabupaten Sukabumi Kecamatan Cibadak Desa Ciheulang Tonggoh langsung menggelar sidak kepada penerima e ktp yang isunya dipungut sebesar Rp. 15 ribu kepada warga Masyarakat penerima e KTP oleh Ketua RT dan RW yang viral didunia maya.

 
Turut serta hadir dalam Pelaksanaan kegiatan klarifikasi tersebut diantaranya Kasi Pemerintahan Kecamatan Cibadak, Adang Sutianda. S. IP, Kasi Trantib beserta Anggota, Kepala Desa Ciheulang Tonggoh, Sekretaris Desa Ciheulang Tonggoh, Ketua RT dan Warga yang diwawancara oleh seseorang yang diupload di media Sosial Facebook.

 
Saepudin ( 64) Ketua RT 03/08 Desa Ciheulang Tonggoh Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi kepada Lentera berita. Com mengatakan bahwa tidak benar Isu yang ada di Facebook mengenai adanya pungutan sebesar 15 ribu sendiri, akan tetapi ada Warga yang memberikan seikhlasnya karena para warga dan peruntukan hasil uangnya pun jelas untuk pembersihan Tempat Pemakaman Umum.

 
” Tidak benar itu dipungut dan diharuskan membayar Rp. 15 rb, akan tetapi se ikhlasnya masyarakat saja mau memberikannya berapa, dan peruntukannya pun sudah sangat jelas sesuai arahan dari Pak RW, apabila ada uang terkumpul, rencananya akan dipakai untuk pembersihan Tempat Pemakaman Umum,” Ujarnya.

 

Rokayah ( 45), warga penerima e KTP yang viral Di Facebook pun mengatakan bahwa saat ditanya oleh warga yang berinisila D, dirinya mengatakan apa adanya bahwa dirinya memberikan uang sejumlah Rp. 15 ribu kepada RT akan tetapi itu ikhlas dan sukarela bukan adanya paksaan dari RT dan RW.

 

” Saya Ikhlas memberikan uang tersebut, karena kalau dirinya harus bolak-balik ke desa dengan menggunakan ongkos ojek saja pasti lebih dari itu, dan dirinya pun sangat kaget, apabila pertanyaan yang direkam oleh D tersebut akan di upload di Media Sosial Facebook,” Pungkasnya.

 

Dedih Lesmana Hidayat, warga Desa Ciheulang Tonggoh pun angkat bicara terkait adanya postingan dirinya bahwa dirinya sebagai Masyarakat hanya mempertanyakan kenapa hal tersebut terjadi, karena sepengetahuan dirinya saat ada rapat di Kecamatan Cibadak bahwa program e ktp tersebut gratis.

 
” Dirinya mengupload hal tersebut hanya t ingin memberikan edukasi kepada warga Masyarakat, agar jangan terus-terusan dibohongi, program e ktp tersebut gratis, dan tidak boleh ada pungutan, apapun itu bentuknya,dan berharap hal tersebut mendapatkan perhatian dari pemerintah,khususnya pemerintah desa Ciheulang Tonggoh dan Kecamatan Cibadak, agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi,” Pungkasnya.

 
Reporter: Abby Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co