Daerah

Puluhan Masyarakat Desa Balekambang Desak BUJT Agar Segera Cairkan Dana Pembebasan Lahan Jalan Tol

Sukabumi – Lentera berita.Com

Puluhan Masyarakat Desa Balekambang yang terkena pembebasan jalan tol mendatangi Kantor Desa Balekambang guna mempertanyakan kepastian kapan lahan tanah nya dibayar oleh Pihak Pemerintah khususnya Panitia Pembebasan Lahan Jalan Tol.

 
Turut serta hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kepala Desa Balekambang,BPN,BUJT,PPK,BPD,Kasi Trantib Kecamatan Nagrak,Bhabinkamtibmas,Bhabinsa Desa Balekambang,beserta puluhan masyarakat pemilik lahan yang terkena pembebasan jalan Tol Bocimi Seksi IIIdi Desa Balekambang Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi.

 
Yudi Setyadi,Kepala Desa Balekambang Kecamatan Nagrak kepada awak media megatakan bahwa kami pemerintah desa berinisiatif untuk mengundang panitia dalam pembebasan lahan jalan tol hari ini pasalnya banyak masyarakat nya yang mempertanyakan kepastian kejelasan tentang kapan lahan miliknya akan dibayar,dan setelah mendengarkan dari semua pembicaraan tadi,ternyata kendala hari ini adalah diduga adanya permasalahan di BPKP Jabar,untuk itu kami mempertanyakan juga kepada mereka ( BUJT ,BPN Kabupaten Sukabumi dan PPK ) apakah kami bisa berjuang bersama warga masyarakat untuk mendorong ke BPKP Jabar, agar pembebasan diwilayah Desa Balekambang bisa segera dicairkan.

 

” Kami sebagai pemerintah desa sebenarnya sudah bingung menjawab apa yang menjadi pertanyaan masyarakat,untuk itu kami berinisiatif mengundang para pemangku kebijakan yang terkait,agar menjelaskan langsung kepada warga,dan melihat dari pembicaraan tadi,kami Pihak Pemerintah Desa menunggu hasil dari audit internal mereka ,dan tetap akan terus mengawal dan memperjuangkan apa yang menjadi hak warga Desa Balekambang agar secepatnya bisa dicairkan ” Ujarnya.

 
Iwan setiawan,salah seorang warga yang lahannya terkena pembebasan jalan tol,dalam sesi diskusi mempertanyakan kepada Panitia Pembebasan Lahan Jalan tol,karena waktu itu ada pertemuan yang melibatkan pihak Bank juga,disitu tertera 14 hari kerja akan tetapi samlai saat ini belum ada kejelasan,sedangkan masyarakat sudah mempersiapkan diri entah itu baik untuk pindah rumah tinggal maupun administrasi kependudukan yang lainnya.

 

” Kami tidak mau mendengar lagi tentang alasan yang diutarakan oleh pihak BUJT beserta tim yang lainnya,akan tetapi kami ingin penjelasan waktunya kapan tanah kami tersebut akan dibayarkan,”Pungkasnya.

 
Reporter : Abby Rizal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co