Daerah

Kepala Puskesmas Nagrak : Guna Antisipasi Penularan Pelayanan Kami Tutup Sementara 3 Hari

Sukabumi – Lentera berita

Dengan adanya dua orang pasien positif corona yang merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Nagrak yang saat ini sudah ditangani oleh Tim Dokter BLUD RS.Sekarwangi,membuat jajaran Manajemen Puskesmas Nagrak mengambil langkah memperketat Pelayanan selama 3 hari kedepan sejak hari Sabtu sampai Senin mendatang dengan memakai protokoler kesehatan secara ketat.

 
Aditya Skm.MM ,Surveylan Puskesmas Nagrak kepada awak media menjelaskan bahwa kasus tersebut bermula diketahui
tepatnya pukul setengah enam kemarin mendapat informasi dari BLUD RS Sekarwangi bahwa ada Tenaga Kesehatan PKM Nagrak yang positif berdasarkan hasil test swab massal beberapa waktu lalu.

 

” Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil swab massal yg dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2020 yang lalu,dan
hasilnya bahwa ada Tenaga kesehatan PKM Nagrak terpapar Covid 19 berjumlah 2 orang,akan tetapi berdasarkan hasil Tim Surveyland melihat kondisi rumahnya tenaga yang ke 2 orang Positif tersebut Alhamdulillah memenuhi sarat untuk bisa Isolasi Mandiri,” Ujarnya.

 

Masih kata Aditya,sebagai langkah screening awal kita hari ini melakukan Rapid test ditingkat Tenaga Kesehatan berjumlah 64 orang, kader dan pihak keluarga,lalu kita berkoordinasi untuk tindak lanjut hasil dari Rapid test hari ini apabila ada yang positif,akan segera ditindak lanjuti melalui swab di BLUD RS.Sekarwangi .

 

” Setelah Rapid test,langkah selanjutnya,kita melakukan dekontaminasi ruangan yang ada di Puskesmas ,rumah dan lingkungan keluarga pasien selama dua hari berturut-turut,juga melakukan penyelelidikan epidomologi dan kontak trashing terhadap kontak erat pasien positif tersebut,” Jelasnya.

 
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Puskesmas Nagrak,Yuyun Wahyuni.AMd.Keb.Skm yang mengatakan bahwa secara perjalanan virus tersebut yang berada di kita sudah dinyatakan secara ke ilmuan sudah aman,karena kasusnya lebih dari 1 bulan yang lalu,karena tidak ada penularan juga sudah melewati periode infeksius lebih dari 3 Minggu.dan yang bersangkutan sampai saat ini tidak menunjukan gejala,akan tetapi untuk mengantisipasi d dan memprotek baik itu pegawai maupun masyarakat pengunjung Puskesmas setelah koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan gugus tugas covid kecamatan bahwa Puskesmas Nagrak mengeluarkan satu kebijakan guna antisipasi penularan covid 19 selama 3 hari dari hari Sabtu hingga hari Senin mendatang untuk tetap melayani pasien secara langsung dengan memakai protokoler kesehatan ekstra ketat juga bisa tetap konsultasi melalui telpon dan aplikasi online lainnya yang sudah digunakan

 
” Pelayanan tetap berjalan dengan menggunakan protokoler kesehatan yang ekstra ketat,juga petugas piket tetap ada,untuk mengantisipasi hal – hal yang berhubungan dengan kedaruratan terutama yang melahirkan atau Persalinan,dan berharap kepada Seluruh Masyarakat diwilayah kerja Puskesmas Nagrak bisa memaklumi keadaan ini dan bisa menjadikan pembelajaran bahwa covid 19 ini memang ada,dan juga protap kesehatan pencegahan covid 19 ini bisa terus dilaksanakan dilingkungan nya masing – masing,dan juga berharap apabila ada masyarakat yang memang mempunyai gejala diharapkan bisa langsung menghubungi tenaga kesehatan dan secara jujur menjelaskan hal – hal yang terkait berdasarkan assesment atau penulaian awal kasus oleh pasien.untuk mengantisipasi penularan lebih lanjut di Masyarakat ” Pungkasnya.

 
Reporter : Wahidin

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top

Powered by themekiller.com watchanimeonline.co